Pentingnya Berolahraga Setelah Bangun Tidur

Pentingnya Berolahraga Setelah Bangun Tidur

Menumbuhkan kebiasaan berolahraga sangatlah baik. Sebab olahraga tak diragukan lagi akan menyehatkan tubuhmu baik secara fisik maupun mental. Tak hanya jenis latihan yang dilakukan, waktu untuk berolahraga juga bisa mempengaruhi hasil yang bisa didapatkan. Dan salah satu waktu terbaik untuk olahraga disebutkan adalah pada saat bangun tidur di pagi hari.

“Pada pagi hari, tubuh akan berada dalam keadaan sangat prima karena energi yang sudah terisi oleh tidur malam yang nyenyak.” menurut Caleb Backe, seorang personal trainer dan ahli kesehatan dan kebugaran untuk Maple Holistics. Dan menurut Backe, meskipun sulit untuk dilatih menjadi sebuah kebiasaan tetapi berolahraga pada pagi hari memiliki banyak manfaat seperti berikut ini:

1. Baik untuk kesehatan mental

Menurut Backe, berolahraga di pagi hari memiliki dampak yang sangat besar bagi kesehatan mental Anda. “Berbagai macam kegiatan fisik, terutama jika dilakukan saat bangun tidur di pagi hari penting untuk kesehatan mental yang baik.”
Ia juga menambahkan dengan melakukan berbagai gerakan di pagi hari, tubuh Anda akan melepaskan bahan kimia yang berguna bagi homeostatis dan pemeliharaan yang tepat bagi tubuh.”

2. Bermanfaat bagi tingkat kreativitas

Jika Anda merasakan tingkat kerativitas yang menurun, Backe mengatakan banyak orang menemukan bahwa berolahraga pagi dapat menjadi langkah penting dalam membersihkan pikiran dan meningkatkan kreativitas.

“Selain meningkatkan aliran oksigen ke otak, olahraga pagi dapat menghilangkan stres dan membuat Anda merasa terjaga dan siap untuk menghadapi hari-hari ke depan,” katanya kepada Elite Daily.

3. Meningkatkan energi

“Berolahraga adalah cara lain yang bagus untuk menjaga tingkat energi Anda,” kata Backe. “Hormon yang berbeda yang dilepaskan selama olahraga pagi tidak hanya membantu Anda dengan meningkatkan kemampuan berolahraga tetapi mereka juga meningkatkan tingkat energi Anda dan membantu membangun kepercayaan diri Anda.”

 4. Membantu tidur 

Menurut Bill Fish, pelatih tidur bersertifikat dan co-founder Tuck Sleep mengatakan, “Salah satu manfaat berolahraga di pagi hari adalah akan membantu Anda tidur lebih baik,” katanya.

Saat Anda berolahraga di pagi hari, kata Fish, Anda punya banyak waktu bagi tubuh Anda pulih sebelum Anda tidur di malam hari sehingga memungkinkan Anda untuk mendapatkan jumlah tidur yang cukup di malam hari.

5. Meningkatkan fokus 

Latihan aerobik memiliki korelasi yang kuat untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi, menurut April Tafoya, pelatih pribadi bersertifikasi NASM.

Sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam jurnal NeuroImage menemukan bahwa segera setelah bangun tidur seseorang melakukan olahraga selama 10 hingga 25 menit, korteks prefrontal mereka bekerja lebih keras untuk menahan gangguan, jadi secara alami meningkatkan fokus mereka.

Kenali Sejak Dini Gejala Awal Penyakit Jantung

Kenali Sejak Dini Gejala Awal Penyakit Jantung

Serangan jantung adalah keadaan darurat medis yang serius. Kondisi ini biasanya memengaruhi orang-orang yang obesitas, orang dengan diabetes, orang yang sedang menjalani diet yang buruk, secara fisik tidak aktif, dan mengonsumsi alkohol dalam jumlah tinggi. Penyakit jantung bukan hanya dialami orang tua, namun yang muda pun bisa terkena. Kenali gejala penyakit jantung sejak dini. Memantau tanda-tanda peringatan dan mencari perawatan dapat membantu meningkatkan peluang bertahan hidup. Berikut delapan tanda serangan jantung yang penting diketahui:

1. Nyeri Dada

Gejala penyakit jantung antara lain nyeri dada. Gejala ini terjadi saat otot-otot jantung tidak memperoleh cukup darah yang kaya dengan oksigen.

Rasa nyeri dapat berlangsung selama beberapa hari ataupun minggu. Nyeri juga dapat menjalar ke lengan, leher, bahu, rahang, hingga punggung. Gejala penyakit jantung ini bisa dialami pria, wanita, dan remaja.

2. Sesak Napas

Sesak napas merupakan salah satu gejala penyakit jantung pada pria, wanita, dan anak. Penyebabnya aliran darah kurang lancar karena kurangnya oksigen akibat fungsi jantung yang tidak normal. Sesak napas biasanya mungkin terjadi bersamaan dengan nyeri dada.

3. Insomnia

Banyak orang yang mengalami serangan jantung dilaporkan mengalami masalah tidur yang mengarah ke kejadian tersebut. Mereka juga merasakan tingkat kecemasan yang tinggi dan kurangnya konsentrasi. Insomnia yang berhubungan dengan jantung mungkin melibatkan kesulitan memulai tidur, sulit tidur nyenyak, dan bangun pagi.

4. Sakit dada

Rasa sakit biasanya memengaruhi lengan kiri, rahang bawah, leher, bahu atau perut. Namun, mungkin sulit untuk mengidentifikasi nyeri dada sebagai gejala serangan jantung, karena hanya pasien yang dapat mengidentifikasi daerah yang terasa nyeri. Ketika seseorang mengalami serangan jantung, berikan aspirin untuk membantu mengencerkan darah dan meningkatkan alirannya. Namun, penting untuk bertanya apakah mereka alergi terhadap obat untuk menghindari komplikasi lain.

5. Kaki bengkak

Bengkak pada kaki dapat menjadi pertanda jantung tidak dapat memompa darah secara efektif seperti yang seharusnya. Saat jantung tidak dapat memompa darah dengan cepat, darah akan menumpuk di pembuluh darah sehingga menyebabkan pembengkakan. Pada kondisi gagal jantung, ginjal juga mengalami kesulitan untuk mengeluarkan kelebihan cairan dan sodium di tubuh sehingga pembengkakan dapat terjadi.

SERING MELEWATKAN SARAPAN? BAHAYA INI AKAN MENIMPA ANDA

SERING MELEWATKAN SARAPAN? BAHAYA INI AKAN MENIMPA ANDA

Tubuh kita membutuhkan nutrisi dan gizi yang baik agar kita bisa melakukan aktivitas sehari-sehari sesuai perencaanaan, maka dari itu sarapan pagi merupakan hal yang tepat untuk dilakukan. Jika kita sarapan, itu seperti sedang memberi bahan bakar ke sebuah kendaraan. Sarapan dengan makanan yang baik dapat memberi tubuh kita nutrisi yang dibutuhkan seperti kalsium, vitamin, zat besi, dan protein untuk proses metabolisme.

Berikut risiko yang bisa didapat bila jarang sarapan pagi :

1. Penyakit Jantung

Penelitian yang dilakukan Harvard University menunjukkan bahwa mereka yang melewatkan makan pagi 27 persen lebih berisiko terkena penyakit jantung.

Hal ini kemungkinan karena saat tidak makan pagi, tubuh bertahan lama dalam stres dan membuat badan kita bekerja lebih keras.

2. Diabetes

Tidak sarapan lagi bisa mengacaukan kadar gula dalam darah.

Penelitian dari Harvard juga menunjukkan bahwa perempuan yang tidak sarapan secara rutin 20% lebih berisiko mengalami diabetes tipe II.

3. Radang Perut

Mengalami kekosongan perut selama beberapa jam dengan meninggalkan sarapan di pagi hari dapat menyebabkan akumulasi gas dalam perut. Sehingga hal tersebut dapat berakhir pada gastritis atau yang biasa dikenal dengan radang perut. Selain itu, keasaman juga!

4. Menurunnya Metabolisme

Tubuh kita bisa saja berhenti bekerja secara cepat. Sebab, tidak makan dalam waktu yang lama akan meengurangi kemampuan tubuh kita dalam membakar kalori.

5. Cepat lelah dan kurang bersemangat melakukan aktifitas harian

Untuk resiko yang satu ini sepertinya semua orang sudah tahu, bahwa jika seseorang sering melupakan sarapan, maka tubuh akan lemas karena kekurangan energi, terutama untuk para pekerja berat yang membutuhkan tenaga lebih. Konsentrasi juga bisa menjadi kurang fokus karena tidak sarapan.

Penggunaan Treadmill Yang Tepat Untuk Pemula

Penggunaan Treadmill Yang Tepat Untuk Pemula

Treadmill bisa dibilang menjadi alat favorit para penggiat gym karena cara pakainya yang cukup mudah. Anda mungkin juga punya treadmill sendiri di rumah. Tapi jika berjam-jam sesi lari di atas karpet treadmill Anda belum juga kunjung membuahkan hasil, bisa jadi ini karena Anda tidak mengoptimalkan cara menggunakan treadmill Anda. Ya, walaupun lari di atas roda berjalan ini terlihat mudah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan demi hasil yang maksimal. Berikut ini adalah beberapa tips cara menggunakan treadmill :

1. Berlari Menanjak dengan Fitur Incline Mode

Kalori yang dibakar ketika berlari menanjak tentu akan berbeda dibanding dengan berjalan atau berlari di lintasan datar. Tapi kalau Anda termasuk pemula, jangan langsung bernafsu pakai mode ini.

Mulailah secara bertahap dengan berjalan atau joging di atas treadmill selama 15-30 menit untuk dua sampai tiga hari dalam seminggu. Jika Anda sudah merasa nyaman dengan rutinitas ini, barulah selipkan lari di tanjakan. Setidaknya Anda harus buat satu sesi lari treadmill Anda dalam seminggu dengan berlari menanjak.

2. Ubah Kecepatan Larinya

Jika selama ini Anda hanya berlari dengan kecepatan rata-rata tanpa ada variasi, kombinasikan sesi lari treadmill Anda dengan jenis lari interval. Lari interval merupakan kombinasi dari lari pelan (kecepatan Anda biasanya) dan lari cepat (secepat mungkin yang Anda bisa dalam jangka waktu tertentu), dengan menggabungkannya dengan lari pemulihan (lari jarak pendek dan kecepatan rendah).

3. Lari Jangka Panjang

Sesuai namanya, lari jangka panjang harus menghabiskan waktu yang lama, minimal harus cukup lama untuk membuat Anda merasa lelah. Lari jangka panjang dimaksudkan untuk membangun daya tahan tubuh Anda. Jarak lari akan tergantung pada kondisi Anda dan bisa berubah sesuai peningkatkan ketahanan Anda.

Seminggu sekali tambahkan sesi lari jangka panjang yang kira-kira dua kali lebih lama dari rutinitas Anda biasanya. Kecepatan lari pasti akan lebih lambat, tapi teruslah berlari sampai sesi selesai.

4. Pertahankan Posisi Tubuh yang Baik

Mempertahankan posisi tubuh yang baik juga sangat penting saat menggunakan treadmill. Pastikan punggung Anda dalam keadaan lurus dan jangan condong kedepan saat berjalan atau berlari. Postur tubuh yang tidak baik akan menyebabkan nyeri punggung. Banyak orang juga terus menerus memandang kakinya saat berlari di treadmill, ini salah. Anda harus memandang lurus ke depan sehingga posisi tubuh Anda akan baik.

5. Konsentrasi Dengan Tehnik Berjalan

Saat menggunakan treadmill banyak orang salah dalam mendaratkan tumit atau jari kakinya. Idealnya Anda harus mendarat dengan telapak kaki bangian tengah saat berjalan atau berlari menggunakan treadmill.

Perlukah Mengkonsumsi Suplemen Saat fitness?

Perlukah Mengkonsumsi Suplemen Saat fitness?

Suplemen menjadi hal yang sangat familiar di kalangan fitnes mania, karena suplemen ini merupakan bagian penting dalam pemenuhan nutrisi yg kurang dari makanan kita sehari-hari.

Suplemen adalah salah satu produk kesehatan yg didalamnya terkandung lebih dari satu nutrisi atau obat, nutrisi ini berbentuk protein, asam amino, creatine, L-carnitine dan lain-lain”

Banyak orang-orang awam bertanya, kalau fitness itu perlu pakai suplemen atau tidak, pakai suplemen itu cepat atau tidak menjadi berotot? Pakai suplemen itu halal atau tidak? Pakai suplemen itu aman atau tidak?

Perlukah mengkonsumsi suplemen saat fitness?

Suplemen fitness adalah suatu nutrisi yang memiliki manfaat untuk mencukupi nutrisi yang kurang dari makanan sehari-hari kalian, suplemen fitness berperan sebagai ‘pelengkap’ ketika berlatih. SImpelnya, jika kalian sudah merasa tercukupi mengenai nutrisi tubuh dalam keseharian kalian termasuk ketika kalian sedang berlatih otot di gym, tentu kalian tidak terlalu membutuhkan untuk mengkonsumsi suplemen tersebut.

Namun realitanya tidak sedikit kasus dimana kandungan nutrisi dari makanan sehari-hari masih cukup kurang, salah satu faktornya adalah cara memasak yang yang kurang baik sehingga nutrisi yang ada dalam makanan hilang atau justru karena makanan yang kita konsumsi malah tergolong makanan junk food / kurang menyehatkan. Sehingga suplemen bisa digunakan sebagai alternatif nutrisi tambahan untuk tubuh kita.

Apakah dengan memakai suplemen perkembangan otot akan menjadi cepat?

Jawabannya bisa ya dan tidak, suplemen seperti obat, yg bisa cocok atau tidak dengan tubuh manusia, apabila suplemen itu cocok dengan tubuh maka perkembangan otot akan menjadi signifikan bahkan dalam hitungan minggu sudah kelihatan perbedaannya, namun apabila suplemen itu tidak cocok dengan tubuh, maka hal yg terjadi tidak ada perubahan, atau mungkin saja tubuh yg lambat menyerap seluruh nutrisi itu, sehingga perkembangan menjadi lambat.

Kenali Tanda Awal Gejala Stroke Pada Pria

Kenali Tanda Awal Gejala Stroke Pada Pria

Tahukah kamu bahwa stroke adalah penyebab kedua kecacatan di dunia? Jumlah penderita stroke memang meningkat setiap tahunnya, terutama di negara berkembang. Stroke sendiri terjadi saat suplai darah ke otak terputus. Karena otak kekurangan oksigen, maka sel otak akan mati yang membuat beberapa orang mengalami kelumpuhan atau hilang.

Sebagian stroke dikenal sebagai Transient Ischemic Attack (TIA) atau stroke ringan. Dikutip Healthline, stroke ringan terjadi ketika bagian otak mengalami kekurangan aliran darah sementara. Sel-sel otak tidak berfungsi untuk waktu yang singkat sehingga menyebabkan gejala seperti stroke dan teratasi dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam.
Stroke umumnya menyerang orang dewasa atau yang telah senja. Namun, umur bukanlah patokan seseorang bisa terkena stroke. Banyak juga orang yang masih muda usia 30-40 yang terserang stroke.

Mengetahui tanda-tanda stroke ringan penting agar bisa mendapat pertolongan secepat mungkin. Gejala stroke ringan mungkin sulit dikenali dan pernah dirasakan banyak orang. Berikut tanda stroke awal yang harus kamu ketahui:

Nyeri pada satu sisi wajah

Nyeri yang muncul mendadak di satu sisi wajah serta lengan, kaki, atau dada merupakan tanda khas dari stroke. Dan wanita ternyata lebih cenderung rentang terhadap gejala stroke atipikal tersebut.

Stroke dapat menyebabkan mati rasa atau kelemahan pada satu sisi wajah. Ketika seseorang dengan gejala ini mencoba tersenyum, hanya satu sisi mulut yang dapat merespons.

Kelemahan lengan

Seseorang yang menderita TIA atau stroke mungkin tidak dapat mengangkat satu atau kedua lengan di atas kepala dan menyimpannya di sana.

Kesulitan berbicara

Seseorang mungkin mengalami kesulitan berbicara, atau kata-kata mereka mungkin tidak masuk akal.

Vertigo

Pusing dan ketidakseimbangan yang disertai vertigo seringkali merupakan jadi pertanda gejala stroke. Vertigo adalah sensasi yang muncul seperti kamu bergoyang atau berputar dan kamu merasakan benda-benda di sekitarmu bergerak, padahal sebenarnya tidak.