Penyakit Ini Dapat Menimpa Anda Jika Anda Sering Tidur Usai Sahur

Penyakit Ini Dapat Menimpa Anda Jika Anda Sering Tidur Usai Sahur

Kebanyakan orang tidur setelah makan sahur saat bulan Ramadan. Namun sayangnya, banyak juga yang tidak menyadari betapa bahayanya kebiasaan ini. Langsung tidur setelah makan bisa berdampak negatif pada kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Setelah makanan masuk ke perut, lambung akan mencernanya menjadi sari-sari makanan yang kemudian diserap oleh tubuh untuk dijadikan energi. Sistem pencernaan kita perlu setidaknya 2 jam untuk mengolah makanan sampai menjadi sari makanan.

Setelah selesai makan, otak mengirimkan sinyal ke organ untuk segera mencerna dan mengarahkan semua darah menjauh dari organ. Sel-sel darah merah membantu mencerna makanan yang membantu mendistribusikan nutrisi ke seluruh tubuh, sehingga menyebabkan otak kekurangan darah dan menyebabkan ngantuk.

Namun, tidur setelah sahur ternyata berbahaya bagi kesehatan. Apa saja bahayanya? Selengkapnya simak penjelasannya di bawah ini

1. Lemak Tubuh Menimbun

Sebuah penelitian melaporkan bahwa kebiasaan langsung tidur setelah sahur yang dilakukan orang-orang keturunan keluarga gemuk dapat meningkatkan risiko kegemukan (obesitas) hingga dua kali lipat.

Ini karena makanan yang masuk ke perut tidak langsung dicerna oleh lambung ketika Anda terlelap. Kalori dari makanan tersebut justru akan disimpan dalam bentuk lemak. Terlebih jika makanan sahur Anda tinggi karbohidrat, lemak, dan serba digoreng.

Jeremy Barnes, profesor dari Southeast Missouri State University, menjelaskan selama kita tidur, otak justru merangsang lambung untuk meningkatkan kadar hormon grehlin yang membuat kita merasa lebih lapar ketika bangun

2. Asam Lambung Naik (heartburn)

Anda yang punya sakit maag ada baiknya hindari kebiasaan tidur setelah sahur. Tidur setelah makan membuat sistem pencernaan Anda kesulitan mencerna makanan yang masuk. Hal ini akan menyebabkan masalah pada sistem pencernaan Anda, salah satunya adalah asam lambung naik.

Apabila makanan tidak tercerna dengan baik, lambung akan secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung untuk mempercepat prosesnya. Ketika Anda tidur, gaya gravitasi akan melonggarkan klep lambung sehingga menyebabkan asam lambung dalam perut mengalir balik ke kerongkongan.

Asam lambung bisa mengikis lapisan dinding kerongkongan dan menyebabkan luka di kerongkongan. Ini dapat bisa menyebabkan perut mulas, nyeri ulu hati, dan sensasi panas perih seperti terbakar pada dada hingga tenggorokan.

3. Diare atau Sembelit

Normalnya, dua jam setelah makanan dicerna lambung akan kosong. Sisa makanan akan berpindah ke usus untuk dipadatkan menjadi feses. Namun, tidur setelah makan akan melambatkan proses pencernaan sehingga makanan akan terlalu lama “berdiam diri” dalam perut.

Timbunan makanan dalam perut yang tidak kunjung dicerna bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit, tergantung dari makanan apa yang masuk ke dalam perut kita.

4. Diabetes

Bahaya tidur setelah sahur dapat menyebabkan gula darah naik di pagi hari, tetapi tidak makan apa pun sebelum tidur juga dapat menyebabkan hipoglikemia (kadar gula dara rendah).

Pilihan yang lebih tepat untuk mencegah gula darah naik adalah mengonsumsi makanan kaya protein (telur, susu, daging, ikan) dan sumber karbohidrat kaya serat (gandum, beras merah, nasi jagung, kentang, dan singkong).

5. GERD

Ketika pencernaan yang tidak tepat, muncul penyakit seperti Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), ketika makana yang dicerna dalam perut naik ke kerongkongan, yang memungkinkan asam lambung muncul dan menciptakan sensasi terbakar yang mungkin terjadi di tenggorokan.

Efek tidur setelah sahur menyebabkan masalah pencernaan karena anda tidak dalam posisi tegak, merupakan cara yang lebih disukai bagi tubuh untuk mencerna makanan. Jika terus melakukan kebiasaan tidur setelah sahur, itu mungkin dapat menyebabkan sejumlah penyakit pencernaan

 

Pentingnya Pemanasan Sebelum Latihan Gym

Pentingnya Pemanasan Sebelum Latihan Gym

Suda bukan rahasia umum lagi, bahwa dengan melakukan pemanasan sebelum aktivitas latihan gym dapat menghindari Anda dari cidera yang kapan saja bisa terjadi, untuk menghindari hal ini terjadi di diri Anda, mari kita simak beberapa manfaat pemanasan sebelum latihan gym:

  • Mencegah Cidera

Ini merupakan tujuan utama di dalam melakukan pemanasan, karena dengan kita melakukan pemanasan otot akan menjadi lebih lentur dan halus. Ini berarti bahwa gerakan keras dan tiba-tiba, seperti tendangan tinggi atau posisi mendarat canggung akan lebih tahan banting terhadap potensi otot kram, terkilir, hingga otot sobek. Otot sobek bisa menjadi cedera serius yang membutuhkan waktu lama untuk pulih (belum lagi sangat menyakitkan dan berpotensi membutuhkan jahitan).

  • Memelihara Kesehatan Tulang dan Persendian

Pentingnya pemanasan sebelum latihan gym juga meluas hingga mempengaruhi tulang dan sendi, yang merupakan bagian tubuh yang juga rentan cedera saat latihan. Dengan pemanasan Anda akan membantu lebih banyak cairan bisa melumasi persendian sehingga membuat sendi-sendi lebih licin dan fleksibel agar mencegah korosi dan terkunci.

  • Melancarkan Peredaran Darah

Manfaat selanjutnya adalah dapat melancarkan peredaran darah, ini dikarenakan pemanasan yang dilakukan dengan baik dan benar akan membuat aliran darah menjadi lebih lancar sehingga suplai oksigen tersebar dengan baik  ke seluruh tubuh. Ini akan meningkatkan performa kamu dalam berolahraga.

  • Menaikkan Temperatur Otot

Saat melakukan pemanasan, temperatur otot pun naik sehingga lebih mudah berkontraksi dan lebih cepat kendor kembali setelah berolahraga. Efeknya adalah kecepatan dan kekuatan yang bertambah dan risiko cedera otot berkurang.

  • Tubuh dapat Elastis dan Fleksibel

Pernah kan Anda merasa tubuh terasa kram saat olahraga? Ini bisa jadi karena Anda tidak melakukan pemanasan sehingga otot tubuh yang masih kaku dipaksa untuk bekerja. Selain itu, melakukan pemanasan bisa meningkatkan metabolisme tubuh hingga 13%.

  • Meningkatkan Proses Pendinginan yang Efisien

Dengan melakukan pemanasan, mekanisme tubuh pun berjalan dengan lebih baik, termasuk dalam mengeluarkan keringat, sehingga mencegah tubuh terlalu cepat panas saat pertandingan, dan proses pendinginan setelah latihan atau bertanding juga lebih efisien.

Buah Kurma Dengan Berbagai Manfaatnya Untuk Kesehatan

Buah Kurma Dengan Berbagai Manfaatnya Untuk Kesehatan

Saat bulan puasa datang, sudah menjadi tradisi bahwa kurma dijadikan menu utama saat berbuka puasa. Selain rasanya yang manis dan nikmat, ternyata buah yang berasal dari timur tengah ini memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Bahkan kurma bisa Anda jadika cemilan sehat saat sedang #diet. Apa saja manfaat buah kurma ini? Berikut hawa gym akan mengulas manfaat dari buah kurma:

1. Menunjang Kesehatan dan Kekuatan Tulang 

Kurma mengandung sejumlah mineral yang signifikan sehingga membuatnya menjadi makanan super untuk memperkuat tulang dan melawan penyakit atau kondisi yang menyebabkan rapuh dan keroposnya tulang, seperti osteoporosis.

Kurma mengandung selenium, mangan, tembaga, dan magnesium, yang semuanya merupakan bagian integral dari perkembangan dan kekuatan tulang yang sehat, terutama saat orang mulai menua dan tulang mereka perlahan melemah.

2. Mengatasi Konstipasi

Kurma sering dikategorikan sebagai makanan pencahar. Inilah sebabnya mengapa mereka begitu sering dimakan oleh orang-orang yang menderita sembelit atau susah buang air besar.

Untuk mendapatkan manfaat kurma sebagai, maka Anda harus merendam beberapa butir kurma dengan air matang di malam, lalu mengonsumsinya di pagi hari saat sudah mulai menjadi cair, untuk mendapatkan hasil yang paling optimal.

Kurma memiliki kadar serat larut yang tinggi, yang penting dalam menggiatkan pergerakan usus sehat sehingga makanan beserta limbahnya bisa lancar melewati saluran cerna.

3. Energy Booster

Kurma mengandung gula alami yang tinggi seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Oleh karena itu, kurma bisa dijadikan sebagai camilan yang sempurna untuk segera ‘meledakkan’ energi. Maka benarlah sering dikatakan bahwa kurma baik untuk mengawali berbuka puasa dengan beberapa butir kurma.

Di lain kondisi, misalnya setelah berolahraga atau latihan kemudian merasa lelah, maka Anda bisa mengunyah beberapa butir kurma untuk segera mengembalikan tenaga.

4. Menjaga Kesehatan Jantung 

Belum banyak yang tahu bahwa salah satu manfaat kurma yang cukup membantu yaitu menjaga kesehatan jantung. Saat kurma direndam pada malam hari, lalu Anda dapati keesokan paginya sudah mulai mencair, maka saat itulah saat tepat mengonsumsinya, ramuan kurma tersebut terbukti memiliki efek positif pada jantung yang lemah.

Kurma juga merupakan sumber potassium yang tinggi, yang berdasarkan penelitian telah terbukti mengurangi risiko stroke dan penyakit terkait jantung lainnya.

5. Bebas Lemak Jenuh

Anda tidak perlu khawatir dengan efek buruk lemak jenuh, seperti kegemukan, aterosklerosis, dan sebagainya ketika mengonsumsi buah kurma. Kurma merupakan buah berserat tinggi dan tidak memiliki kandungan lemak jenuh, kolesterol dan sodium. Hal tersebut diungkapkan oleh Fendy Susanto, STP, CPT, CFT, ahli gizi dari Nutrifood Research Center. 

Meskipun ada segudang manfaat kurma serta nilai gizi yang luar biasa, kita harus memberikan perhatian besar dalam hal menyeleksi buah ini sebelum mengonsumsinya. Karena permukaannya yang sangat lengket, maka seringkali menarik banyak kotoran. Oleh karena itu, sebaiknya kita hanya mengonsumsi buah kurma yang diolah dan dikemas dengan benar.

6. Mengurangi Tekanan Darah

Magnesium telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah, dan kurma penuh dengan mineral. Selain itu, potasium adalah mineral lain pada kurma yang memiliki beberapa fungsi di dalam tubuh, untuk membantu kerja jantung yang tepat dan membantu mengurangi tekanan darah.

Berikut manfaat kurma bagi kesehatan tubuh Anda, jika Anda belum memiliki stok buah kurma segeralah untuk membeli buah kurma ini. Karena ini sangat membantu Anda terhindar dari berbagai penyakit.Konsumsilah kurma dengan jumlah ganjil misalkan 3 atau 5 buah kurma.

Berpuasa Bukan Alasan Untuk Tidak Berolahraga

Berpuasa Bukan Alasan Untuk Tidak Berolahraga

Bulan Ramadan adalah bulan di mana umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari. Antara waktu tersebut, kurang lebih selama 13 jam, tubuh tidak mendapatkan suplai makanan dan minuman dari luar. Selain waktu makan, makanan yang dimakan saat bulan Ramadan biasanya berbeda dari biasanya karena terdapat tradisi makan makanan tertentu yang hanya ada di bulan Ramadan, seperti kolak, kurma, dan es blewah. Perubahan pola makan ini dapat mempengaruhi fungsi tubuh.

Banyak orang yang tetap melakukan olahraga untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap bugar di bulan Ramadan. Selain itu, juga ada atlit yang tetap melakukan latihan di bulan Ramadan untuk persiapan kompetisi. Olahraga memang membawa pengaruh positif pada tubuh, antara lain untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat. Namun, bagaimana cara menjalankan olahraga yang baik di bulan Ramadan? Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan?

1. Waktu Olahraga

Waktu olahraga yang tepat saat bulan ramadan adalah Saat menjelang buka puasa baiknya dilakukan 30-60 menit menjelang berbuka karena mendekati waktu makan. Waktu ini sering dijadikan sebagai waktu ngabuburit untuk menunggu jam buka puasa. Jika Anda tidak memiliki waktu untuk berolahraga menjelang waktu buka puasa, Anda bisa melakukan olahraga yakni sesaat sebelum sahur, ini mungkin akan lebih berat, karena Anda harus bangun lebih pagi. Namun, hal tersebut lebih baik dibanding menahan haus karena olahraga setelah sahur.

2. Jenis Olahraga Yang Baik Saat Puasa

Pemilihan jenis olahraga saat puasa harus diperhatikan, karena saat puasa kondisi tubuh Anda tidak fit sebelum puasa. Berikut Olahraga yang aman anda lakukan saat sedang berpuasa. Olahraga ini tidak terlalu banyak menghabiskan energi sehingga Anda tidak mudah lemas ataupun dehidrasi:

  • Penggunaan Treadmill

Lakukan olahraga treadmill pada saat sedang berpuasa dengan durasi 15 menit, dengan speed yang sedang agar tubuh Anda tidak mudah lemas.

  • Bersepeda

Bersepeda tidak harus Anda lakukan di tempat umum seperti di lapangan yang tentunya akan menghabiskan banyak waktu untuk mengelilingi lapangan. Cobalah datang ke sanggar fitness Adam atau Hawa Gym yang menyediakan sepeda untuk membakar kalori. Lakukan olahraga ini dengan durasi 15 menit menjelang buka puasa.

  • Renang

Menjadi salah satu jenis olahraga yang bisa membakar kalori dengan baik, renang dapat Anda pilih sebagai jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan selama berpuasa. Anda dapat mengisi waktu berbuka dengan berenang selama kurang lebih 30 menit. Berenang selama 30 menit terbukti mampu membakar 360 kalori bagi wanita dan 420 kalori bagi pria. Namun saat melakukan renang, tetaplah berhati-hati untuk mencegah masuknya air ke dalam mulut yang mungkin bisa membatalkan puasa.

3. Asupan Makanan Yang di Konsumsi

Saat bulan Ramadan, tubuh Anda diberi waktu dua kali untuk makan, yaitu saat sahur dan berbuka puasa (waktu maghrib). Waktu makan di bulan Ramadan agak berubah dibandingkan dengan hari biasanya. Selain itu, porsi makan mungkin juga dapat berubah. Namun, usahakan untuk tetap memakan makanan dalam jumlah yang sama seperti hari biasanya, tidak berlebih dan juga tidak kekurangan, dan juga makan beragam makanan yang mengandung zat gizi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan tubuh.

Karbohidrat merupakan energi utama bagi tubuh. Karbohidrat dapat mengembalikan kadar glukosa darah yang menurun saat berpuasa. Makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat (yang memiliki indeks glikemik rendah) diperlukan karena membantu melepaskan energi secara perlahan sehingga energi dalam tubuh tidak cepat habis. Memakan makanan yang mengandung indeks glikemik rendah pada saat berbuka puasa bertujuan untuk meningkatkan cadangan karbohidrat, sedangkan jika mengonsumsi makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi, maka kadar gula darah akan cepat meningkat tetapi akan cepat habis juga.

Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi saat berbuka puasa untuk memaksimalkan cadangan glikogen otot dan kemudian konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi saat sahur untuk memperlambat pencernaan sehingga perut tidak cepat kosong. Ini merupakan strategi untuk mengurangi perasaan cepat lapar selama berpuasa dan juga mempertahankan energi sampai olahraga dimulai.

Selain karbohidrat, protein juga sangat diperlukan tubuh. Makanlah makanan yang mengandung protein tinggi, seperti ikan, daging, dan telur. Protein merupakan zat yang diperlukan untuk pertumbuhan dan juga sebagai zat pembangun. Protein membantu memulihkan dan memperbaiki sel-sel otot yang rusak ketika berolahraga.

Diet Tidak Berhasil? Menu Diet Sehat Ini Baik Bagi Pemula

Diet Tidak Berhasil? Menu Diet Sehat Ini Baik Bagi Pemula

Saat ini banyak orang yang mulai menyadari bahwa pola hidup sehat memang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari itulah sebabnya mengapa banyak orang berbondong-bondong ingin merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat demi menunjang kehidupan yang lebih baik lagi dimasa depan.

Berat badan tentunya menjadi point mendasar yang dipermasalahkan oleh kebanyakan orang, memiliki berat badan yang berlebih tentunya bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan, selain mengundang banyak penyakit kelebihan berat badan akan mengundang masalah lain bagi seseorang, seperti kurang percaya diri, sulit menemukan ukuran baju yang sesuai dan berbagai macam masalah lainnya. Untuk menurunkan berat badan dibutuhkan menu makanan yang sehat untuk diet. Menu diet ini sangat aman dilakukan bagi pemula, karena tetap menjaga asupan karbohidrat, protein dan nutrisi lain. Hal ini, sangat berkaitan dengan pola makan sehat untuk diet. Mari kita lihat apa saja menu diet sehat ini :

1. Nasi Merah 

Ada 2 jenis nasi, yang merah dan yang putih. Untuk menjalankan diet karbo, Anda harus memilih jenis nasi merah yang sangat rendah gula sehingga program diet Anda akan terjaga dan berat badan tetap dalam keadaan stabil. Hindari konsumsi nasi putih apapun situasinya, demi menjalankan program diet Anda dengan baik.

2. Telur rebus

Ya, karena Anda tidak boleh mengkonsumsi sama sekali karbohidrat Anda harus menggantinya dengan makanan yang mengandung protein seperti telur. Namun usahakan Anda mengolah telur dengan cara di rebus, jangan digoreng. Konsumsilah telur rebus sebagai menu makan siang Anda, minimal 1-2 telur rebus per harinya.

3. Ayam kukus

Semu makanan yang Anda konsumsi harus terhindar dari pengolahan digoreng. Tujuannya adalah untuk menghindari minyak dan tambahan bumbu lainnya. Karena saat diet karbo, Anda juga harus mendetoks tubuh dari garam berlebihan. Menu selanjutnya yang dapat Anda konsumsi saat diet karbo adalah ayam kukus, tanpa garam. Beberapa orang mungkin akan merasa sangat enek saat memakannya. Namun kalau ingin berhasil, tentunya ayam kukus harus Anda konsumsi.

4. Daging sapi tanpa lemak yang dipanggang atau dikukus

Apakah saat diet karbo boleh makanan daging? Tentu saja boleh! Hanya saja Anda benar-benar harus selektif. Anda boleh mengkonsumsi daging sapi, namun tanpa lemak. Cara pengolahannya pun harus dipanggang atau dikukus, plus Anda tidak boleh menambahkan garam. Jika tidak terbiasa mungkin Anda akan sangat tidak suka. Namun jika sudah terbiasa, Anda akan mengkonsumsinya dengan lahap sebagai pengganti nasi.

5. Roti gandum

Anda juga bisa mengkonsumsi roti. Namun lagi-lagi Anda harus selektif saat pemilihan rotinya, karena yang boleh Anda makan adalah roti gandum utuh. Jangan memilih roti tawar biasa yang terbuat dari tepung. Roti akan sangat cocok dikonsumsi pada pagi hari sebagai pengganti sarapan.

6. Oatmeal

Kalau Anda tidak mau sarapan menggunakan roti gandum, Anda bisa menggantinya dengan 1 mangkuk oatmeal original. Ini bisa menjadi pengganti nasi pada pagi hari. Oatmeal juga sangat mengenyangkan sehingga cocok dikonsumsi untuk Anda yang tengah melakukan diet dengan cara apapun.

7. Ubi dan Yogurt

Kombinasi ubi dan yogurt memang terlihat sedikit aneh. Tapi jangan salah, kombinasi ini sangat bagus untuk mengecilkan lingkar perut, sehingga pinggang terlihat lebih slim. Silahkan konsumsi makanan ini sebagai snackdi sore hari dan lakukan olahraga secara rutin agar bentuk tubuh tetap terjaga.

8. Alpukat

Alpukat wajib kamu konsumsi jika kamu sedang ingin menguruskan badan. Rasa alpukat yang sangat enak sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun bukan hanya karena kelezatannya saja yang membuat alpukat menjadi makanan wajib saat diet, tetapi juga karena buah yang satu ini sangat sehat. Banyak serat dan lemak sehat yang terkandung dalam alpukat.

9. Aneka Sayur 

Sayur-mayur sudah terkenal akan manfaat baik dan sehat yang ditawarkan. Jadi, banyak-banyaklah makan sayur, terutama yang berwarna hijau. Sayuran kaya serat dan rendah kalori serta karbohidrat. Sayuran merupakan salah satu makanan untuk diet terbaik.

10. Rutin Berolahraga 

Untuk mendapatkan hasil diet yang maksimal, jangan lupa untuk rutin berolahraga. Dengan rutin berolahraga maka diet sehat Anda akan mudah tercapai.  Berolahragalah setiap hari hanya selama setengah jam atau 30 menit untuk mencegah penambahan berat badan dan membantu menjaga berat badan secara proporsional. Untuk menurunkan berat badan, Anda harus berolahraga dengan intensitas tinggi, karena dapat membakar lebih banyak kalori.

 

Awas!! Obesitas Pada Pria Mempengaruhi Kesuburan

Awas!! Obesitas Pada Pria Mempengaruhi Kesuburan

Obesitas adalah kondisi kronis akibat penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak. Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu yang lama, maka akan menambah berat badan hingga mengalami obesitas. Masalah obesitas semakin meningkat di dunia. Hal ini menjadi tantangan yang besar dalam mencegah pertumbuhan penyakit kronis di dunia. Obesitas juga dipicu pertumbuhan industri dan ekonomi, serta perubahan gaya hidup, asupan nutrisi yang semakin banyak dari makanan olahan, atau diet dengan tinggi kalori.

Fakta menyebutkan bahwa obesitas atau kelebihan berat badan pada usia reproduktif mengalami peningkatan hampir 3 kali lipat. Keadaan ini harus diwaspadai. Obesitas merupakan cikal-bakal berbagai masalah kesehatan, salah satunya gangguan kesuburan pada pria. Keadaan tersebut terjadi karena obesitas dapat menurunkan kualitas sperma. Sehubungan dengan itu, terdapat suatu studi yang mengombinasikan 14 penelitian lainnya mengenai jumlah sperma pada pria overweight, obesitas dan berat badan normal.

Para peneliti tersebut menemukan bahwa pria overweight memiliki jumlah sperma 11% lebih sedikit dan 39%-nya tidak mengandung sperma sama sekali.  Sementara itu, pria obesitas memiliki jumlah sperma 42% lebih sedikit dan 81%-nya tidak ditemukan sperma sama sekali. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa 50% dari pria yang obesitas akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan keturunan.

Untuk mempertajam dua temuan di atas, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memandatkan beberapa peneliti untuk melakukan beberapa studi lanjutan. Pada studi tersebut, para peneliti diminta untuk menilai konsentrasi sperma, motilitas dan morfologi pada pria dengan obesitas.

Setelah selesai dilakukan, ternyata hampir semua studi mendapatkan hasil bahwa obesitas berhubungan dengan rendahnya konsentrasi sperma. Pria yang mengalami kondisi ini juga mengalami penurunan motilitas sperma, dan meningkatnya jumlah sperma dengan bentuk yang abnormal. Ketiga keadaan ini sangat berperan pada terjadinya gangguan kesuburan.

Untuk menghindari hal itu terjadi dalam diri Anda, mulailah langkah awal sejak dini untuk mencegah obesitas dalam diri Anda dengan rutin melakukan aktivitas olahraga, salah satunya adalah dengan rutin melakukan latihan gym atau angkat beban serta rutin untuk membakar kalori dengan treadmill. Jika latihan ini Anda lakukan secara rutin maka Anda akan terhindar dari bahaya obesitas.