Makanan Ini Sangat Cepat Memicu Berat Badan Naik

Makanan Ini Sangat Cepat Memicu Berat Badan Naik

Mendapatlan tubuh sehat adalah keinginan semua orang. Berbagai cara dilakukan seperti diet, olahraga dan aktivitas lainnya. Hal yang tak kalah penting adalah hindari mengonsumsi makanan yang mengandung banyak minyak, keju, mentega, dan makanan yang manis. Mengapa demikian? Karena makanan tersebut tanpa disadari dapat meningkatkan berat badan dan peradangan bagi tubuh.

1. Gorengan

Gorengan memang berpotensi tinggi menyebabkan obesitas. Sebenarnya apa yang membuat gorengan menyebabkan kegemukan bukanlah karena deretan bahan pokoknya, melainkan karena minyak yang digunakan untuk menggoreng. Proses menggoreng membuat nutrisi pada tempe, tahu, dan pisang jadi “ternoda”. Sebab, biasanya minyak yang digunakan untuk menggoreng memiliki kandungan lemak jenuh dan lemak trans. Apalagi, biasanya tukang gorengan jarang mengganti minyak mereka.

2. Soda

Pernah bertanya-tanya mengapa Anda mendapatkan berat badan begitu cepat meskipun memiliki diet yang terkontrol? Coba ingat lagi minuman apa saja yang Anda konsumsi. Salah satu minuman yang bisa menyebabkan obesitas adalah soda. Minuman ini biasanya dibuat dari sirup jagung yang dimodifikasi secara genetik. Kalori tinggi tanpa nilai gizi menjadikan minuman ini mudah menambah berat badan Anda.

3. Daging Berlemak

Daging sapi dan kambing mungkin lezat. Tetapi, mengonsumsinya tanpa terkontrol bisa membuat Anda kegemukan. Sebab, lemak dari daging terlalu berat dan berbahaya bagi jantung jika dikonsumsi secara berlebihan.

4. Makanan Siap Saji

Makanan beku, makanan olahan, dan makanan yang dilabeli “siap makan” mengandung lemak trans atau asam lemak trans tinggi. Lemak jenuh dan lemak trans adalah jenis lemak yang sangat jahat bagi tubuh manusia. Selain itu, penggunaan minyak dalam mengolah gorengan juga menjadikan camilan ini turut berperan membuat perut buncit.

5. Jus Buah Dalam Kemasan

Jus buah yang disiapkan di rumah adalah yang terbaik. Sebaliknya, jus buah siap saji yang biasanya dijual dalam kemasan mengandung kadar gula tinggi dan bahan pengawet yang berbahaya.

Bahkan, jus buah kemasan yang mengklaim dirinya 100 persen alami juga pasti menggunakan pengawet agar lebih lama. Belum lagi penambahan warna dan bahan kimia berbahaya juga akan semakin menambah ancaman kesehatan bila Anda mengonsumsinya.

6. Cokelat

Tidak semua cokelat berbahaya. Namun, jenis cokelat yang mengandung pemanis, pengawet, dan aditif dalam jumlah besar tidak baik untuk tubuh Anda. Selain itu, Anda juga harus berusaha menghindari cokelat putih sebanyak mungkin karena mengandung banyak gula, lemak, dan bahan kimia.

7. Sereal Olahan

Sereal olahan yang dijual kemasan sangat berbahaya dan mengandung kalori tinggi. Bahkan, cornflakes, yang diklaim dapat membantu Anda menurunkan berat badan mungkin dikemas dengan lapisan gula tambahan yang juga akan menyebabkan penambahan berat badan.

8. Mentega

Hati-hati, mengonsumsi mentega dalam jumlah besar dapat meningkatkan kadar kolesterol. Bahan makanan ini juga membuat kulit Anda cenderung menjadi berminyak, yang pada akhirnya menimbulkan jerawat di wajah Anda.

9. Kopi dengan Krim atau Gula tambahan

Hindari minum kopi dengan krim dan gula ekstra. Jenis minuman ini biasa disebut kopi kekinian. Meski terasa nikmat, minuman ini tidak baik untuk Anda karena menyebabkan konsumsi kalori berlebih dan berkontribusi terhadap penambahan berat badan.

Berbagai jenis makanan dan minuman pemicu obesitas di atas harus Anda hindari sedini mungkin. Meski sulit dihindari, cobalah untuk tetap mengontrol diri tidak mengonsumsinya. Lebih baik Anda memperbanyak konsumsi sayuran serta mengurangi asupan karbohidrat agar berat badan tidak melambung naik. Imbangi pola makan sehat Anda dengan rutin berolahraga agar tubuh senantiasa sehat dan bugar.

Makanan Ini Baik Dikonsumsi Saat Berpuasa

Makanan Ini Baik Dikonsumsi Saat Berpuasa

Berbeda orang, berbeda pula selera dan sajian makanan wajib saat berpuasa. Biasanya, saat berbuka puasa orang cenderung membeli makanan atau jajanan khas yang dijual di kaki lima menjelang waktu berbuka. Sedangkan untuk waktu sahur, tak jarang banyak yang mengandalkan makanan cepat saji karena praktis dan mudah dibuat. Seperti diketahui, kebanyakan makan makanan yang belum tentu jelas gizi serta nutrisinya, bisa memengaruhi kesehatan tubuh.
Setiap hari organ tubuh seperti ginjal, limpa, dan hati bekerja mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh setiap hari. Racun tersebut salah satunya berasal dari makanan yang dikonsumsi. Berpuasa dapat membantu mengurangi racun yang masuk, sehingga beban kerja organ-organ tersebut berkurang.

Saat berpuasa tubuh tetap memerlukan makanan sehat, sehingga tetap perlu memerhatikan pola makan yang baik pada bulan Ramadan. Sebenarnya pola makan selama bulan ini tidak terlalu berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Yang penting adalah tetap menjaga keseimbangan nutrisi dari asupan makanan dan cairan selama bulan puasa.

Ada beberapa makanan yang yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama puasa, yaitu:

  • Makanan yang Mengandung Karbohidrat

Karbohidrat adalah salah satu sumber makanan wajib saat puasa. Saat berpuasa, tubuh membutuhkan karbohidrat untuk membuat glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh.
Karbohidrat bisa ditemukan dalam makanan seperti nasi, pasta dan roti. Baiknya, konsumsi makanan mengandung karbohidrat di waktu sahur, agar bisa merasakan manfaat energi selama waktu berpuasa dan tubuh tidak gampang lemas

  • Buah – Buahan 

Konsumsilah  buah kurma atau jus buah saat berbuka puasa sebagai salah satu pilihan yang sehat. Hindari makanan yang terlalu manis untuk menghindari lonjakan gula darah secara tiba-tiba.

  • Sayur dan Kacang-Kacangan

Sayur dan kacang-kacangan menjadi sumber makanan wajib saat puasa. Semua sayur dan kacang-kacangan memberikan kombinasi dari serat larut dan tidak larut. Serat membantu menjaga usus bekerja dengan baik dan memperlambat penguraian makanan menjadi glukosa dalam darah. Serat larut juga dapat membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah yang biasanya memuncak saat mengonsumsi hidangan berbuka puasa.

  • Air Putih

Saat puasa, tubuh mengalami dehidrasi dan kehilangan banyak cairan sehingga menyebabkan seseorang merasa lelah.

Guna memulihkan kembali energi dan kondisi tubuh yang prima, minumlah air putih sebagai minuman buka puasa yang sehat karena tubuh akan kembali terhidrasi setelah kehilangan banyak cairan.

  • Madu 

Selain kaya akan antioksidan guna mencegah penyakit kanker dan resiko terkena penyakit jantung, madu juga direkomendasikan sebagai makanan sehat untuk berbuka puasa.

Madu dapat memperlancar metabolisme tubuh setelah seharian berpuasa dan memperlancar sistem pencernaan. Meminum madu sebelum makan berat juga akan menyeimbangkan berat badan karena nafsu makan jadi lebih terkontrol.

  • Yogurt

Kamu bisa mengkonsumsi yogurt sebagai hidangan penutup saat sahur. Memiliki kandungan nutrisi seperti protein, kalsium, yodium, dan vitamin B, yourt akan membuat kamu tidak mudah lapar saat berpuasa. Yogurt bisa dikombinasikan dengan sereal atau buah untuk menambah kandungan lain yang bermanfaat bagi tubuh.

Menu Makanan Lebaran Yang Harus Di Hindari

Menu Makanan Lebaran Yang Harus Di Hindari

Lebaran tinggal menghitung hari. Seperti biasa, akan ada banyak sekali makanan yang akan dihidangkan, seperti ketupat, opor ayam, aneka macam kue, dan makanan lainnya. Ini menjadi waktu terbaik untuk mencicipi semuanya. Tetapi kesehatan tubuh juga harus diperhatikan, jika kesehatan terganggu maka momen hari raya pun akan terganggu. Biasanya yang paling sering terjadi adalah gangguan pada sistem pencernaan.
Bagi Anda #fitnessmania yang sedang menjalani #dietsehat jangan sampai Anda tergoda dengan menu makanan yang mengandung lemak tinggi, berikut makanan yang mengandung lemak tinggi:

  • Kue kering

Kue kering tidak bisa dipisahkan dari perayaan #lebaran. Seperti kita ketahui Kue kering terbuat dari tepung, telur dan gula yang tentunya mengandung lemak tinggi.

  • Opor dan Gulai

Kedua makanan ini merupakan pencetus terjadinya berat badan naik dalam sekejap. Makanan yang berbahan dasar santan ini memiliki kalori yang sangat tinggi.

  • Minuman manis

Saat lebaran tentunya Anda akan lebih sering menemukan minuman yang #legend yakni #sirup. Sirup mengandung gula yang tinggi, ini sangat memicu berat badan Anda naik.

Tips makan makanan yang sehat untuk Anda konsumsi saat lebaran tiba : 

  • Bedakan makanan berlemak yang baik dan yang harus dihindari

Mengetahui jenis makanan berlemak seperti apa yang harus dibatasi, membuat kita lebih mudah memilah milih makanan yang sehat saat lebaran. Pilihlah makan berlemak khas Lebaran yang memang sehat seperti dada ayam tanpa kulitnya, kacang almond, dan kacang mete.

  • Makan lebih banyak sayur dan buah

Sayur dan buah adalah makanan yang kaya akan serat. Karena itu sayur dan buah akan dicerna lebih lambat sehingga membuat orang akan kenyang lebih lama. Jadi, sebaiknya pilih buah sebagai camilan di sela-sela makan besar daripada makan beragam jenis kue Lebaran yang tinggi lemak trans. Lagi pula sering makan sayur dan buah akan membuat kita kenyang lebih lama dan mengurangi kesempatan untuk makan-makanan yang mengandung lemak.

  • Pilih makanan yang dipanggang, direbus, atau dikukus

Dibandingkan makanan-makanan yang digoreng atau makanan yang selalu dimasak dengan digulai (disantan), pilih atau buatlah makanan saat lebaran tanpa minyak dan santan. Saat lebaran pasti akan banyak menu bersantan entah opor, atau sambal goreng, rendang, dan lain sebagainya.

Hindari Minuman Bersoda Jika Anda Tidak Ingin Obesitas

Hindari Minuman Bersoda Jika Anda Tidak Ingin Obesitas

Minuman bersoda memang sangat nikmat, apalagi jika diminum sehabis berolahraga, rasa nikmatnya seakan bertambah. Namun, kebiasaan minum bersoda terlalu sering sangatlah berbahaya. Minuman bersoda memiliki tingkat gula yang tinggi yang bisa memicu kerusakan pada organ penting anda.  Meski memiliki rasa yang menyegarkan dan sensasi menggelitik pada tenggorokan, faktanya minuman bersoda atau berkarbonasi bukanlah minuman yang baik untuk dikonsumsi setiap hari. Apa saja bahaya minuman bersoda yang harus Anda tahu? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini :

  • Menyebabkan Kegemukan

Minuman bersoda mengandung 4 kali lipat gula buatan, kandungan gula ini sangat banyak yang bisa memicu kegemukan dan perut buncit di kemudian hari. Jadi dengan

  • Membahayakan Ginjal

Sebuah penelitian mengungkapkan, konsumsi minuman bersoda 2 kali sehari dapat membuat kerusakan pada ginjal. Hal ini bisa terjadi karena kandungan minuman bersoda terdiri dari pemanis dan pewarna buatan, kafein dan asam fosfat.

  • Meningkatkan Risiko Diabetes

Para penderita penyakit diabetes harus sangat dibatasi untuk mengonsumsi gula. Hal ini karena hormon insulin yang ada di dalam tubuhnya tidak cukup, bahkan tidak sanggup untuk mengubah zat gula menjadi gula otot (glikogen). Akibatnya, gula darah (glukosa) akan meningkat dan membahayakan.

  • Meningkatkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Sebuah penelitian mengungkapkan, apabila Anda mengonsumsi minuman soda setiap hari, bahaya minuman bersoda yang bisa terjadi pada tubuh adalah meningkatkan serangan jantung dan stroke. Hal ini diduga terjadi karena kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda berkaitan dengan resistensi insulin, peradangan dan peningkatan kolesterol.

  • Meningkatkan Asam Lambung

Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung menuju esofagus. Selain di dada, sensasi panas juga bisa terjadi di perut dan berpotensi menjadi bahaya apabila sering terjadi. Gas ekstra dalam minuman berkarbonasi menciptakan lebih banyak tekanan di perut Anda, meningkatkan kemungkinan bahwa perut Anda akan memuntahkan isinya ke atas.

  • Menyebabkan Penuaan Dini

Bagi Anda yang ingin selalu terlihat muda, sebaiknya harus menghindari minuman bersoda. Bahaya minuman bersoda ini terkait dengan kandungan fosfat di dalamnya yang bisa mempercepat proses penuaan. Tidak hanya buruk dalam hal kerutan, bahaya soda lainnya juga terkait dengan komplikasi kesehatan seperti penyakit ginjal kronis dan kalsifikasi kardiovaskular.

Tips Menghilangan Kecanduan Merokok

Tips Menghilangan Kecanduan Merokok

Sudah bukan yang asing lagi bahwa rokok sangat berbahaya baik untuk perokok aktif dan lebih berbahaya bagi perokok pasif. Setiap rokok yang Anda hisap, meningkatkan risiko  penyakit jantung. Diperkirakan, setidaknya sebanyak 20% kematian akibat penyakit jantung terkait langsung dengan kebiasaan merokok. Bukan itu saja, kebiasaan merokok juga sangat berpotensi mengakibatkan kanker paru, stroke, gangguan pernapasan, penuaan dini, gangguan reproduksi dan masih banyak lagi dampak negatif dari merokok yang berujung dengan kematian.

Bagaimana Cara Untuk Menghilangkan Kecanduan Merokok? Adam Gym Punya Solusinya:

  • Niat yang SungguhSungguh

Apapun itu, semua harus diawali dengan niat, termasuk saat Anda ingin berhenti merokok. Memang tak mudah, tapi dengan niat yang kuat dan serius, Anda akan berhasil menghentikan kecanduan rokok.

  • Mengganti Kebiasaan Merokok

Ketika Anda sedang tidak merokok pasti mulut terasa pahit atau asam. Pasti akan timbul keinginan untuk merokok lagi. Saat hal ini terjadi, cobalah untuk menggantinya dengan memakan pemen. Lakukan kebiasaan ini secara terus menerus sehingga Anda akan terbiasa tanpa rokok lagi.

  • Banyak Minum Air Putih

Air putih banyak sekali manfaatnya bagi pecandu rokok. Cobalah minum banyak air putih setiap kali hasrat merokok datang. Meminum air putih, terutama di pagi hari akan menetralisir rasa pahit dan asam di mulut, yang akan membuat hasrat merokok Anda hilang. Cara ini sangat murah dan paling mudah  dilakukan.

  • Kurangi Asupan Kafein

Kurangi asupan kafein seperti dari kopi. Pasalnya kafein akan dua kali lebih efektif ketika nikotin berkurang. Nah, efek kafein yang membuat Anda terjaga akan menggoda Anda untuk merokok.

  • Permen Karet

Kamu bisa membuat mulutmu tetap sibuk dengan mengonsumsi permen karet. Supaya lebih sehat, hindarilah permen karet bebas gula. Lebih baik lagi, kamu juga bisa mengurangi konsumsi kafein, alkohol, dan sebagainya. Karena banyak orang yang sangat gemar mengonsumsi minuman tersebut bersamaan dengan rokok.

  • Multivitamin

Merokok menyebabkan kekurangan nutrisi penting dalam tubuh. Hal ini dapat diatasi dengan suplemen vitamin A, C dan E, yang dapat membantu mengatasi gejala sakau nikotin. Vitamin A bermanfaat untuk memperbaiki lendir yang rusak dan vitamin E memperbaiki sel yang rusak akibat merokok. Anda dapat mengonsumsi jus jeruk untuk mengembalikan kekurangan vitamin C pada tubuh.

  • Madu

Madu adalah bahan yang baik untuk proses berhenti merokok. Madu mengandung vitamin, enzim dan protein yang bermanfaat dan membantu menghentikan kebiasaan merokok.

  • Rutin Berolahraga 

Melalui olahraga yang dilakukan secara rutin, maka akan membantu tubuh beradaptasi pada kondisi yang lebih baru. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa merokok menjadi ketergantungan dan sulit untuk dihentikan. Sehingga hal ini yang menjadikan tubuh selalu membutuhkan nikotin setiap harinya. Melakukan olahraga secara rutin pun juga akan mengurangi rasa ketergantungan nikotin. Tidak ada salahnya Anda untuk rutin melakukan olahraga sejak dini untuk mendapatkan