Lakukan 4 gerakan ini setiap hari agar Anda terbebas dari perut buncit!

Lakukan 4 gerakan ini setiap hari agar Anda terbebas dari perut buncit!

Banyak sekali wanita yang memiliki perut buncit. Terutama buat wanita yang baru saja melahirkan. Pasti mereka merasa tidak percaya diri dengan bentuk perut yang dimiliki. Jika anda hanya diet saja, tanpa olahraga. Bekas lemak akan tetap terlihat. Oleh karena itu olahraga dan mengatur pola makan menjadi cara paling efektif untuk menghilangkan perut buncit. Ada banyak sekali olahraga yang bisa anda lakukan untuk mengecilkan perut buncit. Ada dua tahapan yang harus anda lakukan untuk menghilangkan perut buncit yaitu latihan kardio untuk membakar lemak dan melakukan gerakan-gerakan untuk membentuk otot tubuh.

Inilah jenis olahraga mengecilkan perut buncit yang bisa anda lakukan:

Bersepeda

Bersepeda merupakan salah satu jenis olahraga mengecilkan perut yang sangat efektif. Bersepeda tidak hanya baik untuk kesehatan anda, tetapi juga membuat pikiran lebih tenang. Anda tinggal bersepeda di daerah yang asri. Seperti kebun teh atau daerah pedesaan. Pada saat melakukan olahraga hampir semua otot-otot ditubuh kita ikut bergerak. Jadi bisa membakar semua lemak yang ada di tubuh anda. Jika anda ingin menambah kalori yang dibakar, anda bisa menambah jarak tempuh dan cobalah jalan yang menanjak. Ketika melalui jalan menanjak, anda harus lebih mengeluarkan tenaga lebih banyak. Jika jarak tempuh tempat kerja anda tidak jauh, cobalah untuk bersepeda saja.

Jogging

Jogging atau lari merupakan olahraga yang sangat murah meriah. Anda tidak membutuhkan alat yang mahal, cukup sepatu dan pakaian olahraga biasa saja. Jenis olahraga mengecilkan perut ini akan membakar lemak dan kalori pada tubuh anda. Lakukan jogging setiap harinya. Minimal 30 menit sampai 1 jam. Banyak sekali orang yang sudah membuktikan bahwa dengan lari bisa mengecilkan perut yang buncit. Hal ini dikarenakan lari membuat semua otot tubuh bergerak dan terbakar. Lakukan pada pagi hari sehingga udaranya masih segar. Pada awal melakukan jogging mungkin anda akan merasa kewalahan. Tapi jangan menyerah, lakukan sedikit demi sedikit. Jogging juga akan membuat kerja jantung dan pernapasan anda semakin baik.

Lompat Tali

Mungkin dulu pada saat masih kecil anda sering melakukan permainan lompat tali. Ternyata lompat tali adalah jenis olahraga mengecilkan perut yang sangat efektif. Bahkan tidak hanya bisa mengecilkan perut, tetapi juga membuat otot kaki lebih kuat. Ada banyak sekali kalori yang terbakar ketika melakukan lompat tali. Bahkan konsetrasi anda pun akan ikut terlatih ketika melakukan lompat tali. Anda bisa melakukan 50 kali lompat tali terlebih dahulu. Jika tubuh sudah kuat perbanyak lompatan anda.

Burpees

Jenis olahraga mengecilkan perut ini sebenarnya gerakanya mudah tapi sulit untuk dilakukan. Terutama buat orang-orang yang jarang berolahraga. Ketika anda latihan di tempat gym, pasti apra trainer personal anda akan memberikan latihan ini. latihan ini bisa membakar kalori sangat banyak dan membantu membentuk otot pada perut. Gerakanya pertama anda mulai dengan posisi berdiri. Tangan lurus pada bagian kanan kiri. Kemudian jongkok, lalu letakan tangan anda ke lantai, lempar kaki ke belakang. Seperti anda sedang melakukan posisi push up. Tarik tangan kemudian ke posisi jongkok dan berdiri lagi. Lakukan gerakan ini secara berulang-ulang dan lakukan dengan cepat.

Anda bisa menggabungkan beberapa gerakan tersebut menjadi satu. Sebelum memulai gerakan diatas, bisa melakukan beberapa gerakan peregangan. Sehingga otot-otot semakin panas. Pada awal permulaan, anda bisa melakukan semampu anda terlebih dahulu. Tetapi setelah itu anda harus menambah jumlah gerakannya. Minimal lakukan gerakan diatas 15 menit sampai 30 menit perharinya. Ini sangat membantu membakar lemak pada perut anda. itulah empat jenis olahraga mengecilkan perut yang paling efektif. Semua olah raga diatas dapat anda nikmati hanya dalam satu ruangan yang lengkap dengan peralatan penunjangnya hanya di Adamgym.

 

Bahayakah Vape Untuk Kesehatan?

Bahayakah Vape Untuk Kesehatan?

Zaman yang semakin berkembang telah melahirkan era elektronik yang merasuk ke hampir seluruh aspek kehidupan. Bahkan, rokok pun turut mengalami elektrifikasi dengan hadirnya produk rokok elektrik atau yang dikenal sebagai vape. Rokok vape lantas dianggap ‘lebih aman’ daripada rokok konvensional, yang mana faktanya hal itu tidak benar. Ya, nyatanya ada bahaya vape yang mengancam, kok bisa? Vape atau rokok elektrik sangat populer terutama di kalangan anak remaja. Banyak orang yang mengira vape lebih baik daripada rokok. Padahal nyatanya, vape tetap mengandung nikotin dan berbagai zat lain yang bahaya untuk tubuh. Sebelum melanjutkan kebiasaan yang satu ini, kenali dulu bahaya rokok elektrik untuk kesehatan Anda.

Apa Itu Vape?

Vape adalah jenis penghantar nikotin eletronik. Vape atau rokok elektrik ketika dihisap akan menghasilkan uap air, alih-alih asap seperti pada rokok konvensional. Vape terbagi ke dalam beberapa jenis vape, namun secara garis besar, rokok elektrik terdiri dari 3 (tiga) komponen, yakni tabung berisi cairan (liquid), baterai, dan elemen pemanas.

Lalu, apa saja bahaya vape bagi kesehatan tubuh? Simak informasinya berikut ini.

1. Peradangan Paru-Paru

Sama seperti bahaya rokok tembakau, bahaya rokok elektrik (vape) adalah merusak kesehatan dan fungsi paru-paru. Pasalnya, liquid vape juga mengandung zat nikotin, di mana nikotin tersebut dapat menyebabkan peradangan (inflamasi) paru-paru, sehingga mengakibatkan jaringan organ pernapasan ini tidak dapat menangkal serangan benda asing yang masuk.

Bahaya rokok vape yang satu ini juga telah dibuktikan oleh para peneliti dari University of Athens, di mana kandungan zat aditif pada vape menghasilkan efek peradangan paru-paru yang serupa atau bahkan lebih buruk ketimbang rokok konvensional.

Tak hanya paru-paru, nikotin juga berpotensi untuk merusak fungsi sejumlah organ tubuh vital lainnnya seperti jantung dan otak, pun menyebabkan penurunan fungsi sistem imun tubuh.

2. Penyakit Jantung

Kandungan nikotin pada vape memang tidak sebanyak rokok konvensional atau rokok tembakau. Namun, kadar nikotin tersebut tetap saja turut andil dalam menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah arteri, yang mana berdampak pada terganggunya fungsi jantung dan berujung komplikasi serangan jantung.

3. Menyebabkan Kanker

Rokok disebut-sebut sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Lantas, bagaimana dengan vape? Nyatanya, tidak beda jauh dengan rokok, vape bisa juga meningkatkan peluang seseorang terkena kanker.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang berasal dari University of Nevada menyatakan bahwa vape mengandung zat formaldehid yang bersifat karsinogenik alias pemicu kanker.

Dalam penelitian tersebut, para ahli menyebutkan zat formaldehid tersebut dapat masuk dan langsung terserap di dalam paru-paru. Hal ini membuat bahaya vape atau rokok elektrik pada penggunanya meningkatkan peluang kanker paru yang cukup besar.

4. Kerusakan Otak

Nikotin yang terkandung dapat menimbulkan meningkatkan dopamine yang membuat perasaan senang dan menenangkan. Kendati begitu, lama-kelamaan hal ini bisa berdampak buruk terhadap kinerja otak sebagai organ yang menghasilkan dopamine tersebut.

5. Menyebabkan Keracunan Pada Anak

Cairan vape juga bisa beracun jika seseorang menyentuh, menghirup, atau meminumnya. Dilansir dari laman Family Doctor, ada peningkatan angka keracunan vape pada anak di bawah 5 tahun. Kejadian ini terutama terjadi jika anak memiliki akses ke cairan tersebut.

Oleh karenanya, jika Anda memiliki anak kecil di rumah, pastikan untuk menaruh cairan vape di tempat yang sulit dijangkau oleh si kecil. Namu tentu akan jauh lebih jika Anda mulai meniatkan diri untuk menghentikan kebiasaan vaping demi kesehatan yang lebih baik.

6. Menurunkan Fungsi Sistem Imun Tubuh

Seperti yang tadi sudah dijelaskan, bahaya vape juga termasuk menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Bahaya rokok elektrik bagi kesehatan yang satu ini bahkan sudah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of North Carolina, AS. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa terjadi penurunan aktivitas sel-sel 594 gen pada perokok, baik rokok konvensional maupun rokok vape. Padahal, sel 594 gen adalah sel yang berperan aktif dalam membantu sistem kekebalan tubuh untuk melawan mikroorganisme yang mengancam kesehatan tubuh.

7. Kecanduan Vape

Beralih menggunakan vape dianggap oleh sebagian kalangan sebagai cara berhenti merokok yang efektif atau setidaknya jadi aktivitas ‘merokok’ yang aman. Masalahnya, vape juga mengandung nikotin yang juga termasuk ke dalam jenis zat adiktif, sehingga tak serta merta menghentikan efek candu dalam menghisap zat tersebut, apapun bentuknya.

Padahal, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik memiliki bahaya yang sama. Dan melihat bahaya rokok elektrik bagi kesehatan yang seperti itu, maka tidak ad acara lain yang bisa dilakukan selain merubah total gaya hidup Anda, mulai dari rajin berolahraga, hingga melakukan terapi berhenti merokok.

9. Baterai Meledak

Baterai vape meledak? Meskipun terkesan mustahil, faktanya kasus bateri vape yang meledak pernah menelan korban. Seorang pengguna vape atau rokok elektrik bernama Kanneth Barbero dilaporkan mengalami nasib nahas tersebut yang lantas mengakibatkan lidahnya berlubang, gigi hancur, bahkan menimbulkan luka bakar di area tangan.

Batetai vape yang mengalami ‘overheat’ menjadi penyebab meledaknya vape tersebut. Meskipun jarang terjadi, hendaknya Anda tetap perlu waspada terhadap bahaya vape yang satu ini, ya.

Inilah Waktu Minum Air putih yang tepat!!

Inilah Waktu Minum Air putih yang tepat!!

 Air putih sangat bermanfaat untuk menjaga sistem yang ada di dalam tubuh. Seperti yang kita ketahui, 60 persen tubuh berisi cairan yang menjadikan tubuh harus selalu terhidrasi.

Air putih bisa melumasi sendi, mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, mengatur suhu tubuh, membantu pencernaan, sampai detoks atau membuang racun dalam tubuh.

Agar tetap sehat, penting untuk minum setidaknya 2 liter air setiap hari. Pada saat yang sama, penting untuk minum air pada waktu yang tepat dalam sehari untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Membiasakan diri untuk mempraktikkan gaya hidup sehat memang tidak mudah; terlebih kita semua tahu bahwa begitu banyak orang yang mendambakan hidup sehat namun mereka kesulitan untuk mengurangi konsumsi makanan cepat saji maupun mi instan. Atau kita semua juga tahu bahwa banyak orang yang telah memiliki niat untuk berolahraga, namun niat tersebut berlalu begitu saja tanpa pernah dilakukan.

Ya, semua orang ingin menjadi sehat; sibuk mencari cara dan mengumpulan niat hingga lupa bahwa sebenarnya ada hal sederhana yang dapat kita lakukan untuk menjadi sehat, yaitu minum air putih.

1. Minum Satu atau Dua Gelas di Pagi Hari Setelah Bangun Tidur

Ketika kita bangun tidur, tubuh kita mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Berapapun banyaknya konsumsi air putih di hari sebelumnya, kita harus ‘mengisi ulang’ tubuh kita dengan cairan. Minum satu atau dua gelas air putih di pagi hari setelah bangun tidur juga dapat membakar metabolisme dan membuang racun dalam tubuh.

2. Sebelum Makan

Minum air putih sebelum makan akan membuatmu merasa penuh dan mencegahmu makan berlebihan. Minum segelas air 30 menit sebelum makan juga akan membangkitkan nafsu makan dan melembabkan lapisan perut. Minum air putih sebelum makan pun bermanfaat untuk membersihkan rasa sisa dari makanan atau minuman sebelumnya.

3. Minum Satu Gelas Ketika Merasa Lelah

Lebih dari 70 persen dari setiap fungsi dalam tubuh tergantung pada air, termasuk kegiatan otak dan sistem saraf. Air dapat membantu otak bekerja lebih baik. Kekurangan air pada otak tidak hanya dapat menyebabkan kelelahan, namun juga dapat menyebabkan kabut otak, kehilangan fokus, ingatan, serta sakit kepala, masalah tidur, marah, depresi, dan banyak lagi.

4. Sebelum dan Setelah Olahraga

Untuk mencegah dehidrasi, sangat penting meneguh 2-3 gelas air sebelum dan setelah sesi olahraga. Hal ini juga bermanfaat untuk menjaga cairan tetap seimbang. Tetapi jangan minum terlalu banyak air dalam waktu singkat, karena ini akan menyebabkan kram perut.

5. Ketika Sakit

Tingkatkan asupan air putih saat sedang sakit. Banyak minum air putih ketika sakit tidak hanya akan menghidrasi tetapi juga akan menghilangkan racun dari tubuh dan membantu kamu pulih lebih cepat.

6. Minum Satu Gelas Sebelum Tidur

Minum segelas air putih sebelum tidur dapat membantu tubuh mengisi kembali cairan yang hilang akibat aktivitas sepanjang hari dan dapat membuang racun yang tidak diinginkan dalam tubuh. Selain itu, minum segelas air putih sebelum tidur juga akan membuat tidur kita terasa lebih nyenyak.

Dampak Buruk Jarang Berolahraga Pada Masyarakat Modern

Dampak Buruk Jarang Berolahraga Pada Masyarakat Modern

Salah satu ancaman penyakit masyarakat modern kini adalah penyakit yang diakibatkan karena jarang olahraga seperti obesitas dan hipertensi. Saat ini orang akan lebih memilih untuk duduk bersantai di depan televisi atau duduk di atas sofa bermalas-malasan dengan bermain gadget daripada mengerjakan aktifitas yang banyak membutuhkan gerakan. Alasan utamanya adalah masyarakat sekarang jarang bergerak karena adanya berbagai kemudahan yang didapatkan dengan hanya memegang gadget atau komputer.

Segala aktifitas hampir dapat dilakukan dengan sekali sentuhan, mulai dari jual beli, browsing, nonton film, bahkan kamu juga dapat memesan makanan lewat gadget dan dengan cepat makanan yang dipesan datang kerumah.

Jadikan Olahraga Sebagai Kebutuhan

Dalam menghadapi segala kemudahan yang ada, salah satu caranya agar tetap hidup sehat sampai tua adalah dengan olahraga secara teratur. Masalahnya, masyarakat sekarang bukan tidak tahu akibat dari jarangnya olahraga atau aktifitas gerak. Masyarakat tahu tetapi tetap saja malas untuk berolahraga, dengan alasan tidak ada waktu, tidak ada tempat, tidak ada teman, dan alasan-alasan lainnya. Padahal, jika masyarakat sadar, masih ada seribu cara untuk tetap berolahraga tanpa menghabiskan waktu dan tempat.

Bahkan sebuah studi mengatakan bahwa kurangnya olahraga merupakan faktor terbesar yang mengakibatkan seorang pria di usia 30 tahun keatas terkena penyakit jantung. Lain lagi studi yang telah dilakukan oleh University of Queensland, Australia, dengan melibatkan sekitar 30.000 responden yang lahir pada tahun 1920-an hingga 1970-an menghasilkan sebuha penemuan yang cukup mengejutkan. Hasil dari studi tersebut mengatakan bahwa dampak buruk kurangnya olahraga ternyata lebih besar daripada dampak buruk yang ditimbulkan dari merokok.

Seorang profesor dari pusat riset olahraga, kesehatan dan aktifitas fisik di University of Queensland mengatakan bahwa seseorang yang berusia 20 – 60 tahun agar rajin untuk melakukan olahraga. Aktifitas fisik dan olahraga paling sedikit selama 30 – 45 menit perhari dapat mengurangi dampak buruk dikemudian hari akibat jarang berolahraga hingga 50%. Untuk itu, sudah tugas kita bersama untuk saling mengingatkan agar tetap melakukan aktifitas olahraga secara rutin.

Sudahkah Anda Memenuhi Kebutuhan Serat Dalam Sehari?

Sudahkah Anda Memenuhi Kebutuhan Serat Dalam Sehari?

Serat adalah zat nongizi yang terkandung di dalam sayur-sayuran, yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan di dalam usus manusia. Sel dinding tumbuhan terdiri dari selulosa yang dapat dicerna oleh enzim selulase. Konsumsi makanan berserat merupakan salah satu kunci untuk menurunkan berat badan. Makanan berserat umumnya rendah kalori namun kaya nutrisi, selain itu juga membantu melancarkan sistem pencernaan sehingga sisa makanan tidak menumpuk di dalam perut. Sisa makanan yang menumpuk, membuat perut membuncit, mengurangi penyerapan nutrisi juga membuat berat badan tak kunjung turun.

Dalam diet penurunan berat badan, sebagian besar orang sebenarnya sudah paham pentingnya makan sayur, buah dan makanan berserat lainnya. Namun sayangnya asupan serat sering kali kurang dari jumlah yang dibutuhkan per harinya. Serat yang dibutuhkan pria dalam sehari adalah sebanyak

Terdapat dua jenis serat yang perlu Anda konsumsi setiap hari, yaitu:

  • Serat pangan yang larut dalam air (soluble fiber)

Serat yang larut dalam air dapat menyerap air selama pencernaan, sehingga membantu mengeluarkan feses dan mengurangi kadar kolesterol darah. Jenis serat ini dapat ditemukan pada sayur-sayuran, buah-buahan (seperti apel, jeruk, dan anggur), kacang-kacangan, dan gandum.

  • Serat pangan tidak larut dalam air (insoluble fiber)

Serat pangan tidak larut tidak berubah selama di dalam pencernaan dan membantu pergerakan usus. Jenis serat ini dapat ditemukan pada kacang polong, susu kedelai, beras cokelat, dan produk olahan gandum.

Namun sudahkah kita memenuhi kebutuhan serat harian? Rutin mengonsumsi buah dan sayur bukan berarti asupan serat sudah terpenuhi dengan baik. 1 buah pisang mengandung 2,63 gram. Sementara jeruk 3,14 gram, apel 3,3 gram, 1 mangkuk pepaya 2,52 gram, 1 iris semangka 0,8 gram, 1 iris melon 0,5 gram, dan jambu biji mengandung 5,4 gram. Selain sayur dan buah, biji-bijian seperti chia seeds dan flaxseeds juga mengandung serat. Jika gemar makan pasta, pilihlah pasta gandum dengan kandungan serat yang lebih tinggi.

Tips Sehat Sejak Dini Saat Lansia

Tips Sehat Sejak Dini Saat Lansia

Tetap sehat di usia lanjut menjadi dambaan setiap orang. Untuk itu diperlukan persiapan yang baik sejak prausia lanjut, (45–59 tahun), bahkan sedari mudah agar kesehatan usia lanjut menjadi lebih baik. Memiliki tubuh yang sehat merupakan dambaan semua orang dari segala usia. Terlebih lagi bagi lansia yang masih aktif bekerja, tentunya tetap ingin bugar meski punya banyak kesibukan. Kesehatan tubuh dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pola makan, olahraga, dan kebiasaan hidup sehari-hari.  Banyak penyakit yang mulai bermunculan saat usia Anda semakin tua, seperti diabetes, demensia, penyakit paru obstruktif kronik, osteoartritis, dan lainnya. Ya, usia merupakan salah satu faktor risiko dari berbagai penyakit. Menurut WHO, penuaan merupakan dampak penumpukan dari berbagai kerusakan molekuler dan seluler dari waktu ke waktu. Beberapa tips berikut merupakan solusi untuk lansia agar tetap sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa :

1. Menerapkan Pola Makan Sehat

Penyakit kronis biasanya disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat. Misalnya saja, sering makan makanan manis lama-kelamaan dapat menyebabkan seseorang mengalami diabetes. Atau, sering makan makanan yang mengandung garam dan lemak tinggi dapat menyebabkan seseorang mengalami tekanan darah tinggi.

Untuk itu, pilihlah makanan yang kaya gizi untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dan terhindar dari penyakit. Tingkatkan asupan sayur dan buah-buahan, makanan sumber protein, vitamin B12, asam folat, seng, dan kalsium. Ganti asupan lemak jenuh Anda dengan jenis lemak sehat, seperti lemak tak jenuh dari alpukat, minyak zaitun, minyak kanola, dan kacang-kacangan.

2. Minum Cukup Air

Minum cukup air setiap hari dapat menurunkan risiko terkena penyakit. Tetapi akan lebih optimal untuk orang lansia adalah air tanpa mineral. Mineral anorganik pada air akan membuat tubuh bekerja lebih keras untuk membuang mineral yang tidak dibutuhkan tubuh.

3. Olahraga

Jangan salah, olahraga adalah bagian yang penting dalam pola hidup sehat untuk lansia yang masih produktif. Olahraga dapat meningkat sistem kekebalan tubuh, proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh semakin baik, serta mencegah terjadinya berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus, penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, obesitas, dan berbagai kemungkinan penyakit lainnya yang umum dimiliki oleh lansia. Olahraga yang dilakukan pada orang dengan lanjut usia juga dapat membantu untuk menjaga kebugaran, membuat otot, sendi, serta tendon kuat dan menurunkan risiko terkena cedera.

Olahraga yang cocok untuk lansia adalah yoga, jalan kaki di pagi hari, dan bersepeda. Jika Anda sudah lama tidak melakukan olahraga dan ingin memulai melakukannya kembali maka lakukan dengan pelan-pelan dan bertahap. Anda bisa secara bertahap membangun daya tahan otot, kekuatan otot, keseimbangan, lalu kelenturan tubuh.

4. Hindari Alkohol & Rokok

Anda pasti tau betul mengapa Anda harus menghindari alkohol dan rokok terutama di masa tua. Gaya hidup sehat yang Anda lakukan akan sia-sia apabila Anda mengkonsumsi keduanya. Pada usia tua, paru-paru dan jantung mengalami penurunan daya tahan sehingga toksin (racun) yang masuk dalam tubuh tidak mudah untuk dikeluarkan.

5. Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Batasi makanan berlemak yang banyak mengandung kolesterol dan natrium. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya vitamin B6, B12, asam folat, serat yang larut, kalsium dan aklium, seperti biji-bijian utuh, susu tanpa lemak, kacang kering daging tidak berlemak, buah, termasuk nanas dan sayuran.

6. Hindari Stres

Stress pada usia tua akan membuat efek yang sangat buruk. Hal ini dikarenakan Lonjakan tekanan darah tinggi pada umumnya diakibatkan stress. Lakukan meditasi, jalan pagi hari, perbanyak minum air putih, ikut dalam komunitas lansia tertentu serta hindari berbagai masalah dan keletihan.

7. Check up rutin

General check up dilakukan secara rutin terutama jika Anda memasuki usia 40 tahun ke atas. Periksa darah untuk mengetahui kadar Hemoglobin (Hb), leukosit, trombosit, kolesterol, lemak dan gliserol, serta gula darah. Hal ini dilakukan karena timbulnya penyakit tidak muncul secara tiba-tiba.