Obesitas adalah kondisi kronis akibat penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak. Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu yang lama, maka akan menambah berat badan hingga mengalami obesitas. Masalah obesitas semakin meningkat di dunia. Hal ini menjadi tantangan yang besar dalam mencegah pertumbuhan penyakit kronis di dunia. Obesitas juga dipicu pertumbuhan industri dan ekonomi, serta perubahan gaya hidup, asupan nutrisi yang semakin banyak dari makanan olahan, atau diet dengan tinggi kalori.

Fakta menyebutkan bahwa obesitas atau kelebihan berat badan pada usia reproduktif mengalami peningkatan hampir 3 kali lipat. Keadaan ini harus diwaspadai. Obesitas merupakan cikal-bakal berbagai masalah kesehatan, salah satunya gangguan kesuburan pada pria. Keadaan tersebut terjadi karena obesitas dapat menurunkan kualitas sperma. Sehubungan dengan itu, terdapat suatu studi yang mengombinasikan 14 penelitian lainnya mengenai jumlah sperma pada pria overweight, obesitas dan berat badan normal.

Para peneliti tersebut menemukan bahwa pria overweight memiliki jumlah sperma 11% lebih sedikit dan 39%-nya tidak mengandung sperma sama sekali.  Sementara itu, pria obesitas memiliki jumlah sperma 42% lebih sedikit dan 81%-nya tidak ditemukan sperma sama sekali. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa 50% dari pria yang obesitas akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan keturunan.

Untuk mempertajam dua temuan di atas, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memandatkan beberapa peneliti untuk melakukan beberapa studi lanjutan. Pada studi tersebut, para peneliti diminta untuk menilai konsentrasi sperma, motilitas dan morfologi pada pria dengan obesitas.

Setelah selesai dilakukan, ternyata hampir semua studi mendapatkan hasil bahwa obesitas berhubungan dengan rendahnya konsentrasi sperma. Pria yang mengalami kondisi ini juga mengalami penurunan motilitas sperma, dan meningkatnya jumlah sperma dengan bentuk yang abnormal. Ketiga keadaan ini sangat berperan pada terjadinya gangguan kesuburan.

Untuk menghindari hal itu terjadi dalam diri Anda, mulailah langkah awal sejak dini untuk mencegah obesitas dalam diri Anda dengan rutin melakukan aktivitas olahraga, salah satunya adalah dengan rutin melakukan latihan gym atau angkat beban serta rutin untuk membakar kalori dengan treadmill. Jika latihan ini Anda lakukan secara rutin maka Anda akan terhindar dari bahaya obesitas.